Profesor Alfred Tomatis, seorang dokter dari Perancis yang juga ahli saraf dan THT, adalah pelopor dalam mempelajari proses auditori manusia dan perkembangan bahasanya. Penelitian Prof. Tomatis pertama kali diakui dan disetujui oleh Academie de Medicine and the Academie des Sciences pada tahun 1957.
Metoda Tomatis telah membantu ribuan anak dengan masalah pendengaran, dyslexia, kesulitan belajar, ADD/ADHD, Autisma, dan juga mereka dengan masalah sensorik serta motorik. Klik Link Terapi Auditori Metode Tomatis untuk informasi lebih lanjut, atau klik link pelayanan lainnya:
VISI: SARANA, Sekolah Terpadu memberikan program yang berkesinambungan dan terpadu dalam mengolah serta mengembangkan kemampuan siswa agar kelak menjadi individu yang mandiri.
MISI: SARANA, Sekolah Terpadu menerapkan program akademik dan kejuruan terpadu yang dituangkan kedalam kurikulum pendidikan belajar aktif dengan pendekatan program perorangan atau IEP (Individualized Education Pogram).
Vonis hiperaktif tidak pernah menghapus keceriaan dan semangat yang
terpancar dari sosok bocah lelaki bernama Bill ini.
26 Januari 1996, pasangan Dr. Pherena Amalia SpRad dan Dr. Pirgok Ali Bhuto
SpB dilingkupi suasana kebahagiaan. Putra mereka, Bill Arthur Rabin,
terlahir normal dan sehat. Waktu pun bergulir cepat. Seperti halnya
anak-anak yang lain, Bill melewati tahap tumbuh kembang pada umumnya.
Berjalan, berlari, dan perkembangan fisiknya tampak normal dan tepat waktu.
Satu hal yang mengalami keterlambatan adalah Bill belum bisa berbicara
dengan lafal yang tepat ketika semua temannya sudah bisa melakukannya.
Intervensi OT di Sekolah Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Admin - Tuesday, 28 October 2008
Tujuan Seminar Untuk Umum (Orang Tua/ Guru)
Memberikan sudut pandang yang lebih holistik, komprehensif, dan terintegrasi pada anak diluar lingkungan terapi klinik.
Untuk menunjang orang tua dalam mendidik anak dilingkungan keluarga.
Untuk membantu anak di lingkungan rumah dan lingkungan sekolah.
Untuk membantu anak berkembang melewati berbagai tahap perkembangan walaupun memiliki keterbatasan.
Tujuan Seminar Untuk Okupasi Terapis
Seminar ini membantu terapis untuk menjadi klinisi yang lebih baik.
Menjadi konsultan Terapi Okupasi dalam membantu anak di semua konteks, melalui berbagai tahapan perkembangan dan untuk memenuhi potensi anak melalui profil sensori mereka.
Peran keluarga dan sekolah sebagai bagian yang terintegrasi dalam keberhasilan anak, jadi sangat penting jika terapis belajar bagaimana terlibat dan memfasilitasi hal ini untuk membantu anak yang mereka tangani meliputi semua situasi.
Pembicara
Alvin Chan, BSc. OT adalah seorang terapis okupasi dan telah bekerja dengan Anak Berkebutuhan Khusus selama hampir 13 tahun. Alvin Chan merupakan lulusan dari University of Alberta, Canada, dan merupakan penditi KIDZ Pediatric Occupational Therapy Consultant (Singapura) dan juga konsultan beberapa sekolah di Singapura.
Biaya Seminar
Sesi I : Rp. 300.000
Sesi II : Rp. 300.000
Sesi I & II : Rp. 500.00
Termasuk sertifikat peserta
Waktu dan Tanggal
Sabtu, 15 November 2008
08.30 - 12.00 untuk Umum (Sesi I)
13.00 - 17.00 untuk Okupasi Terapi (Sesi II)
Tempat:
Sarana Pusat Terapi Terpadu
Graha Simatupang Tower II Block A & D 11th Floor
Jl. Letjen TB Simatupang Kav. 38, Jakarta 12540
Contact Person : Ella/ Pita (021) 7827980
BCA Acc: 5540324418 (PT Sarana Daya Autisma)
Okupasi Tidak Sekedar Cari Sembuh Admin - Tuesday, 28 February 2006
"Come on, Mireille. It's easy. You can do it. Just stand up for 10 seconds. One, two, three, ... ten. Yes, you did it!" Anna menyemangati putrinya untuk berdiri tegak dan seimbang di balance board. Walau terlihat main-main, occupational therapy sedikit demi sedikit mampu mengatasi gangguan tumbuh kembang Mireille dan mengembalikan keriangannya yang nyaris hilang.